Semakin banyak anak mengalami sakit punggung



We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.

Semakin banyak anak menderita sakit punggung.

(01.07.2010) Semakin banyak anak-anak di Jerman yang menderita sakit punggung. Alasan utamanya adalah kurangnya olahraga dan nutrisi yang buruk. Anak-anak yang menderita sakit punggung sejak dini akan memiliki masalah punggung yang lebih besar nantinya.

Menurut sebuah studi oleh Dana Asuransi Kesehatan Karyawan Jerman (DAK), semakin banyak anak menderita sakit punggung. Jumlah anak yang terkena sakit punggung meningkat pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Masalah kesehatan biasanya dimulai pada usia sekolah dan khususnya umum antara usia 11 dan 14. Sekitar 100 dokter anak diwawancarai selama penelitian. Studi ini dilakukan oleh kelompok riset "Forsa" atas nama DAK.

Para dokter mengatakan proporsi anak-anak dengan sakit punggung parah sekitar 13 persen. Proporsi anak-anak dengan nyeri punggung ringan hingga sedang adalah 44 persen. Alasan utama meningkatnya keluhan adalah karena olahraga dan olahraga yang terlalu sedikit dan tingginya konsumsi konsol game dan televisi. Selain itu, orang tua tidak akan cukup mendukung anak-anak mereka di sektor olahraga dan tidak akan cukup merangsang perkembangan motorik. Dokter juga percaya bahwa pendidikan jasmani yang tidak memadai dan diet yang tidak seimbang adalah alasan utama untuk sakit punggung di masa kanak-kanak. Baca juga: Latihan untuk sakit punggung. (sb)

Penulis dan sumber informasi


Video: Nyeri Pinggang Belakang? Beginilah Cara Mengatasi Nyeri Pinggang


Artikel Sebelumnya

Alih-alih diet: makanan membantu Anda menurunkan berat badan

Artikel Berikutnya

Plafon kontribusi diturunkan